CLICK HERE FOR THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Rabu, 02 April 2008

Sistem Keagamaan Masyarakat Indonesia

Masuknya Agama Hindu

Gua Gajah (sekitar abad XI), salah satu peninggalan masa awal periode Hindu di Bali.

Berakhirnya zaman prasejarah di Indonesia ditandai dengan datangnya bangsa dan pengaruh Hindu. Pada abad-abad pertama Masehi sampai dengan lebih kurang tahun 1500, yakni dengan lenyapnya kerajaan Majapahit merupakan masa-masa pengaruh Hindu. Dengan adanya pengaruh-pengaruh dari India itu berakhirlah zaman prasejarah Indonesia karena didapatkannya keterangan tertulis yang memasukkan bangsa Indonesia ke dalam zaman sejarah. Berdasarkan keterangan-keterangan yang ditemukan pada prasasti abad ke-8 Masehi dapatlah dikatakan bahwa periode sejarah Bali Kuno meliputi kurun waktu antara abad ke-8 Masehi sampai dengan abad ke-14 Masehi dengan datangnya ekspedisi Mahapatih Gajah Mada dari Majapahit yang dapat mengalahkan Bali. Nama Balidwipa tidaklah merupakan nama baru, namun telah ada sejak zaman dahulu. Hal ini dapat diketahui dari beberapa prasasti, di antaranya dari prasasti Blanjong yang dikeluarkan oleh Sri Kesari Warmadewa pada tahun 913 Masehi yang menyebutkan kata “Walidwipa”. Demikian pula dari prasasti-prasasti Raja Jayapangus, seperti prasasti Buwahan D dan prasasti Cempaga A yang berangka tahun 1181 Masehi.

Di antara raja-raja Bali, yang banyak meninggalkan keterangan tertulis yang juga menyinggung gambaran tentang susunan pemerintahan pada masa itu adalah Udayana, Jayapangus , Jayasakti, dan Anak Wungsu. Dalam mengendalikan


pemerintahan, raja dibantu oleh suatu Badan Penasihat Pusat. Dalam prasasti tertua 882 Masehi–-914 Masehi badan ini disebut dengan istilah “panglapuan”. Sejak zaman Udayana, Badan Penasihat Pusat disebut dengan istilah “pakiran-kiran i jro makabaihan”. Badan ini beranggotakan beberapa orang senapati dan pendeta Siwa dan Budha.

Di dalam prasasti-prasasti sebelum Raja Anak Wungsu disebut-sebut beberapa jenis seni yang ada pada waktu itu. Akan tetapi, baru pada zaman Raja Anak Wungsu, kita dapat membedakan jenis seni menjadi dua kelompok yang besar, yaitu seni keraton dan seni rakyat. Tentu saja istilah seni keraton ini tidak berarti bahwa seni itu tertutup sama sekali bagi rakyat. Kadang-kadang seni ini dipertunjukkan kepada masyarakat di desa-desa atau dengan kata lain seni keraton ini bukanlah monopoli raja-raja.

Dalam bidang agama, pengaruh zaman prasejarah, terutama dari zaman megalitikum masih terasa kuat. Kepercayaan pada zaman itu dititikberatkan kepada pemujaan roh nenek moyang yang disimboliskan dalam wujud bangunan pemujaan yang disebut teras piramid atau bangunan berundak-undak. Kadang-kadang di atas bangunan ditempatkan menhir, yaitu tiang batu monolit sebagai simbol roh nenek moyang mereka. Pada zaman Hindu hal ini terlihat pada bangunan pura yang mirip dengan pundan berundak-undak. Kepercayaan pada dewa-dewa gunung, laut, dan lainnya yang berasal dari zaman sebelum masuknya Hindu tetap tercermin dalam kehidupan masyarakat pada zaman setelah masuknya agama Hindu. Pada masa permulaan hingga masa pemerintahan Raja Sri Wijaya Mahadewi tidak diketahui dengan pasti agama yang dianut pada masa itu. Hanya dapat diketahui dari nama-nama biksu yang memakai unsur nama Siwa, sebagai contoh biksu Piwakangsita Siwa, biksu Siwanirmala, dan biksu Siwaprajna. Berdasarkan hal ini, kemungkinan agama yang berkembang pada saat itu adalah agama Siwa. Baru pada masa pemerintahan Raja Udayana dan permaisurinya, ada dua aliran agama besar yang dipeluk oleh penduduk, yaitu agama Siwa dan agama Budha. Keterangan ini diperoleh dari prasasti-prasastinya yang menyebutkan adanya mpungku Sewasogata (Siwa-Buddha) sebagai pembantu raja.

(Tugas SEJARAH - Nur Fajriah)

Kowak sebagai Hewan Endemik di Indonesia

Kowak-malam Abu atau Kowak-malam Kelabu adalah sejenis burung cangak malam dari keluarga Ardeidae. Dinamai kowak karena burung ini kerap mengeluarkan suara serak dan keras wak.. ... kwak..! berulang-ulang sambil terbang di malam hari. Burung ini juga disebut sebagai kowak maling.

Nama ilmiahnya Nycticorax nycticorax (L.), yang berarti 'gagak malam', karena suara seraknya mirip dengan panggilan gagak (Gr.: nyctus malam, corax gagak). Sementara dalam bahasa Inggris burung ini disebut Black-crowned Night-heron.

Burung cangak yang berukuran sedang, kowak-malam abu dewasa mencapai ukuran 64 cm dan berat 800 g. Berkepala besar dan bertubuh kekar.Burung dewasa memiliki mahkota yang berwarna hitam kebiruan, leher dan dada berwarna putih, punggung dan mantel hitam berkilau kehijauan atau kebiruan, serta sayap dan ekor berwarna abu-abu. Pada musim kawin sampai bertelur, burung ini mempunyai dua bulu putih hiasan yang memanjang dari belakang kepalanya hingga mencapai mantelnya. Burung muda mempunyai bulu coklat kusam dengan bintik-bintik putih yang mencolok, sangat mirip dengan anak burung kowak-malam merah (Nycticorax caledonicus).Paruh agak panjang dan runcing, berwarna hitam. Iris mata merah (kuning pada hewan muda). Kaki kuning, yang berubah menjadi kemerahan bila musim berbiak.

Sesuai namanya, kowak-malam abu bersifat nokturnal, aktif berburu mangsanya di malam hari. Pada siang hari burung ini beristirahat, bertengger sambil merumuk dalam kelompok, di dahan-dahan atau di sela dedaunan pohon yang rimbun. Biasanya tidak jauh dari air.

Kowak malam abu atau dikenal dengan nama Nycticorax nycticorax mulai November 2005 resmi menjadi penghuni tetap Jl. Ganeca depan kampus ITB. Burung ini jarang ditemukan beraktivitas di pagi dan siang hari. Burung ini lebih sering ditemukan beraktivitas di sore hingga dini hari sehingga sering disebut dengan burung nocturnal.

Burung ini memiliki Kebiasaan yang cukup unik sebelum mencari makan yaitu terbang berputar-putar di sekitar habitat bersarang (koloni) mulai pukul 15.00 hingga maksimum pukul 18.00 Burung ini mulai mencari makan dengan terbang menuju arah tertentu mulai pukul 18.00. Aktivitas ini dapat diamati hingga pukul 19.00. Lewat waktu tersebut tidak dapat diamati secara visual karena langit mulai gelap sehingga pengamatan mengenai jalur terbang dari burung tersebut hanya dapat dilakukan secara auditorik.Arah yang dituju untuk mencari makan : 210,160,130,120,165, 140 derajat dr utara. Sehingga setelah dipetakan dapat dilihat bahwa daerah yang dituju : Majalaya, Banjaran/Dayeuhkolot, Marga cinta, Padalarang, dan yang menuju arah utara belum diketahui. Sebagian besar burung ini menuju arah margacinta-majalaya dimana jumlah lahan basah tempat mencari makan Untuk memandu burung yang tertinggal dr koloni, kowak menggunakan echo yang berulang

Sepanjang penelitian yang saya lakukan, belum dapat dipastikan pada bulan apa Kowak mengalami musim kawin. Yang jelas datangnya musim kawin (breeding) akan ditandai oleh 2 hal penting yaitu :

1. Terjadi aktivitas membangun sarang dengan ciri mulai adanya individu burung yang membawa sarang atau berusaha mematahkan ranting-ranting yang kecil

2. Warna kaki yang berubah dari semula berwarna kuning menjadi berwarna merah

Setelah periode kawin, burung kowak ini memasuki masa pengeraman (nestling) dimana periode ini merupakan periode paling sensitif. Warna telur burung kowak menyerupai telur asin.

(Tugas BIOLOGI - Utari O. - 39)

Komodo sebagai Hewan Endemik di Indonesia

Komodo (Varanus komodoensis), juga disebut Ora (disebut oleh penduduk asli pulau Komodo), atau kerap disebut Biawak komodo adalah spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Indonesia tengah.

Komodo pertama kali didokumentasikan oleh orang Eropa pada tahun 1910. Nama buruk meluas setelah tahun 1912, ketika Peter Ouwens, direktur Museum Zoologi di Bogor, pulau Jawa, mempublikasikan tentang topik komodo setelah menerima foto dan kulit komodo. Nantinya, komodo adalah faktor pendorong ekspedisi ke pulau Komodo oleh W. Douglas Burden tahun 1926. Setelah kembali dengan 12 spesimen dan 2 komodo hidup, ekspedisi ini memberikan inspirasi untuk film King Kong tahun 1933. W. Douglas Burden adalah orang yang memberikan nama umum "Komodo". Tiga dari spesimen komodo disimpan dan masih ada di Museum Sejarah Alam Amerika.


Komodo adalah anggota famili biawak Varanidae, dan klad Toxicofera. Komodo adalah spesies kadal terbesar di dunia, dengan rata-rata panjang 2-3 meter. Panjangnya yang besar ini berhubungan dengan gigantisme pulau karena tidak terdapat mamalia karnivora di pulau tempat hidup Komodo, dan besar metabolisme Komodo yang kecil. Sebagai akibat dari besar mereka, kadal tersebut adalah predator yang mendominasi ekosistem tempat mereka hidup.

Komodo ditemukan oleh peneliti barat tahun 1910. Besar bereka yang besar dan reputasi mengerikan membuat mereka populer di kebun binatang. Di alam bebas habitat mereka digunakan oleh aktivitas manusia dan IUCN memasukan komodo sebagai spesies rentan. Mereka dilindungi dibawah peraturan pemerintah Indonesia dan sebuah taman nasional, yaitu Taman Nasional Komodo yang didirikan untuk melindungi mereka.

Di alam bebas, komodo dewasa biasanya memiliki massa sekitar 70 kilogram.Spesimen penangkaran memiliki massa yang lebih besar. Spesimen liar terbesar yang pernah ada memiliki panjang sebesar 3.13 meter dan memiliki massa 166 kilogram, termasuk makanan yang belum dicerna. Komodo memiliki ekor yang sepanjang tubuhnya, dan juga sekitar 60 gigi bergerigi tajam yang memiliki panjang 2.5 sentimeter. Air liur mereka akan sering kali terdapat darah karena giginya hampir seluruhnya dilapisi jaringan gingiva dan jaringan ini tercabik selama makan. Hal ini membuat budaya ideal untuk bakteri mematikan yang hidup di mulut mereka. Komodo memiliki lidah panjang, berwarna kuning dan bercabang. Komodo jantan lebih besar daripada komodo betina, dengan warna kulit dari abu-abu gelap sampai merah batu bata, sementara komodo betina lebih berwarna hijau buah zaitun, dan memiliki potongan kecil kuning pada tenggorokannya. Komodo muda lebih berwarna, dengan warna kuning, hijau dan putih pada latar belakang hitam.

Komodo memproduksi bisa yang mematikan, membuat komodo sebagai salah satu dari tiga spesies kadal yang memproduksi bisa. Selain bisa, komodo juga memiliki bakteri mematikan di air liur mereka, dengan lebih dari 28 Gram-negatif dan 29 Gram-positif telah terisolasi. Bakteri tersebut menyebabkan septisemia pada korban mereka; jika gigitan tidak membunuh mangsa dan dapat lari, mangsa tersebut akan mati dalam waktu satu minggu akibat infeksi. Bakteri paling mematikan di air liur komodo merupakan bakteri Pasteurella multocida yang sangat mematikan. Hal ini diketahui dari penelitian yang dilakukan dengan tikus laboratorium. Karena komodo kebal terhadap mikrobanya sendiri, banyak penelitian dilakukan untuk mencari molekul antibakteri dengan harapan dapat digunakan untuk pengobatan manusia.

Pada tanggal 20 Desember 2006, dilaporkan bahwa Flora, komodo yang hidup di Kebun Binatang Chester, Inggris adalah komodo kedua yang diketahui mengerami telur yang belum difertilisasi: ia mengerami 11 telur, dan 7 dari telurnya menetas. Peneliti di Universitas Liverpool di Inggris utara melakukan tes genetika pada tiga telur yang roboh setelah dipindah ke inkubator, dan diverivikasi bahwa Flora tidak memiliki kontak fisik dengan komodo jantan.

(Tugas BIOLOGI - )

Harimau Sumatera sebagai Hewan Endemik di Indonesia

Harimau sumatra (Panthera tigris sumatrae) hanya ditemukan di Pulau Sumatra di Indonesia. Populasi liar diperkirakan antara 400-500 ekor, terutama hidup di Taman-taman nasional di Sumatra. Uji genetik mutakhir telah mengungkapkan tanda-tanda genetik yang unik, yang menandakan bahwa subspesies ini mungkin berkembang menjadi spesies terpisah, bila berhasil lestari. Penghancuran habitat adalah ancaman terbesar terhadap populasi saat ini. Pembalakan tetap berlangsung bahkan di taman nasional yang seharusnya dilindungi. Tercatat 66 ekor harimau terbunuh.Harimau Sumatra adalah subspesies harimau terkecil. Harimau Sumatra jantan memiliki panjang rata-rata 92 inci dari kepala ke buntut dengan berat 300 pound. Betinanya rata-rata memiliki panjang 78 inci dan berat 200 pound. Belang harimau sumatra lebih tipis daripada subspesies harimau lain. Subspesies ini juga punya lebih banyak janggut serta surai dibandingkan subspesies lain, terutama harimau jantan. Ukurannya yang kecil memudahkannya menjelajahi rimba. Terdapat selaput di sela-sela jarinya yang menjadikan mereka mampu berenang cepat. Harimau ini diketahui menyudutkan mangsanya ke air, terutama bila binatang buruan tersebut lambat berenang. Bulunya berubah warna menjadi hijau gelap ketika melahirkanPihak berkuasa Indonesia telahpun mengorak langkah untuk mengekalkan sub-spesies harimau Sumatera dan Persatuan Taman Zoologi Indonesia (PKBSI) telah berganding bahu dengan Strategi Pengekalan Harimau Sejagat selama tiga tahun untuk mendirikan program pengekalan sub-spesies harimau Sumatera Daripada populasi awal 37 ekor harimau Sumatera liar yang ditangkap terdapat 65 harimau Sumatera di zoo Indonesia, 55 di zoo Amerika , 100 di Zoo eropah, dan 12 di zoo Australia. Harimau Sumatra hanya ditemukan di pulau Sumatra. Kucing besar ini mampu hidup di manapun, dari hutan dataran rendah sampai hutan pegunungan, dan tinggal di banyak tempat yang tak terlindungi. Hanya sekitar 400 ekor tinggal di cagar alam dan taman nasional, dan sisanya tersebar di daerah-daerah lain yang ditebang untuk pertanian

Sub-spesies harimau yang diketahui adalah seperti berikut :-

  1. Harimau Indochina (Panthera tigris corbetti) - yang terdapat di kawasan hutan hujan dan padang rumput Malaysia, Kemboja, China, Laos, Myanmar, Thailand, dan Vietnam.
  2. Harimau Bengal (Panthera tigris tigris) - yang terdapat di kawasan hutan hujan dan padang rumput Bangladesh, Bhutan, China, India, dan Nepal.
  3. Harimau Cina Selatan (/amoy) (Panthera tigris amoyensis) - yang tinggal di kawasan hutan hujan dan padang rumput tengah dan barat China.
  4. Harimau Siberia (Panthera tigris altaica) - atau juga dikenali sebagai Amur, Ussuri, Harimau Timur Laut China, atau harimau Manchuria. Harimau Siberia tinggal di kawasan hutan hujan dan padang rumput China, Korea Utara, dan Asia Tengah di Russia.
  5. Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) - yang tinggal hanya di kepulauan Sumatera, Indonesia.
  6. Harimau Caspian (Panthera tigris virgata) - yang telah pupus sekitar 1950an. Harimau Caspian ini pernah berkeliaran di kawasan hutan hujan dan padang rumput Afganistan, Iran, Mongolia, Turki, dan kawasan Asia tengah Russia.
  7. Harimau Jawa (Panthera tigris sondaica) - yang telah pupus sekitar 1972. Harimau Jawa pernah berkeliaran di kawasan hutan hujan kepulauan Jawa, Indonesia.
  8. Harimau Bali (Panthera tigris balica) - yang telah pupus sekitar 1937. Harimau Bali pernah berkeliaran di kawasan hutan hujan kepulauan Bali, Indonesia.

Dianggarkan hanya terdapat 400 hingga 500 ekor harimau sub spesies Panthera tigris sumatrae yang masih hidup liar di dalam lima taman negara Indonesia di pulau Sumatera, dan terdapat juga lebih kurang 250 ekor lagi yang dipelihara di dalam zoo seluruh dunia.

(Tugas BOLOGI - Farida Khoirunisa - 15)

Penyu sebagai Hewan Endemik di Indonesia

Penyu adalah kura-kura laut.

Penyu ditemukan di semua samudra di dunia. Menurut data para ilmuwan, penyu sudah ada sejak akhir zaman Jura (145 - 208 juta tahun yang lalu) atau seusia dengan dinosaurus. Pada masa itu Archelon, yang berukuran panjang badan enam meter, dan Cimochelys telah berenang di laut purba seperti penyu masa kini.

Penyu memiliki sepasang tungkai depan yang berupa kaki pendayung yang memberinya ketangkasan berenang di dalam air. Walaupun seumur hidupnya berkelana di dalam air, sesekali hewan kelompok vertebrata, kelas reptilia itu tetap harus sesekali naik ke permukaan air untuk mengambil napas. Itu karena penyu bernapas dengan paru-paru. Penyu pada umumnya bermigrasi dengan jarak yang cukup jauh dengan waktu yang tidak terlalu lama. Jarak 3.000 kilometer dapat ditempuh 58 - 73 hari.

Penyu mengalami siklus bertelur yang beragam, dari 2 - 8 tahun sekali. Sementara penyu jantan menghabiskan seluruh hidupnya di laut, betina sesekali mampir ke daratan untuk bertelur. Penyu betina menyukai pantai berpasir yang sepi dari manusia dan sumber bising dan cahaya sebagai tempat bertelur yang berjumlah ratusan itu, dalam lubang yang digali dengan sepasang tungkai belakangnya. Pada saat mendarat untuk bertelur, gangguan berupa cahaya ataupun suara dapat membuat penyu mengurungkan niatnya dan kembali ke laut.

Penyu yang menetas di perairan pantai Indonesia ada yang ditemukan di sekitar kepulauan Hawaii. Penyu diketahui tidak setia pada tempat kelahirannya.

Di dunia saat ini hanya ada tujuh jenis penyu yang masih bertahan, yaitu

* penyu hijau (Chelonia mydas)

* penyu sisik (Eretmochelys imbricata)

* penyu Kemp’s ridley (Lepidochelys kempi)

* penyu lekang (Lepidochelys olivacea)

* penyu belimbing (Dermochelys coriacea)

* penyu pipih (Natator depressus)

penyu tempayan (Caretta caretta)

Dalam laporan Conservation International (CI) yang diumumkan pada simposium tahunan ke-24 mengenai usaha pelestarian penyu di Kosta Rika disebutkan, banyaknya penyu belimbing turun dari sekitar 115.000 ekor betina dewasa menjadi kurang dari 3.000 ekor sejak tahun 1982. Penyu belimbing telah mengalami penurunan 97% dalam waktu 22 tahun terakhir. Selain itu, lima spesies penyu juga beresiko punah, meski tidak dalam jangka waktu yang singkat seperti penyu belimbing.

Hampir semua jenis penyu termasuk ke dalam daftar hewan yang dilindungi oleh undang-undang nasional maupun internasional karena dikhawatirkan akan punah disebabkan oleh jumlahnya makin sedikit. Di samping penyu belimbing, dua spesies lain, penyu Kemp’s Ridley dan penyu sisik juga diklasifikasikan sebagai sangat terancam punah oleh The World Conservation Union (IUCN). Penyu hijau (Chelonia mydas), penyu lekang atau penyu abu-abu (Lepidochelys olivacea), dan penyu tempayan atau loggerhead (Caretta caretta) digolongkan sebagai terancam punah. Hanya penyu pipih (Natator depressus) yang diperkirakan tidak terancam.

(Tugas BIOLOGI - )

Kasuari sebagai Hewan Endemik di Indonesia

Casuarius adalah salah satu dari dua genus burung di dalam suku Casuariidae. Genus ini terdiri dari tiga spesies Kasuari yang berukuran sangat besar dan tidak dapat terbang.

Daerah sebaran ketiga spesies ini adalah di hutan tropis dan pegunungan di pulau Irian. Kasuari Gelambir-ganda adalah satu-satunya spesies burung Kasuari yang terdapat di Australia.

Kasuari diperlengkapi tanduk di atas kepalanya, yang membantu burung ini sewaktu berjalan di habitatnya di hutan yang lebat. Selain tanduk dikepalanya, Kasuari mempunyai kaki yang sangat kuat dan berkuku tajam. Burung betina biasanya berukuran lebih besar dan berwarna lebih terang daripada jantan.

Kasuari Gelambir-ganda atau dalam nama ilmiahnya Casuarius casuarius adalah salah satu burung dari tiga spesies Kasuari. Burung dewasa berukuran besar, dengan ketinggian mencapai 170cm, dan memiliki bulu berwarna hitam yang keras dan kaku. Kulit lehernya berwarna biru dan terdapat dua buah gelambir berwarna merah pada lehernya. Di atas kepalanya terdapat tanduk yang tinggi berwarna kecoklatan. Burung betina serupa dengan burung jantan, dan biasanya berukuran lebih besar dan lebih dominan.

Kasuari Kerdil

Klasifikasi Ilmiah

A Kingdom : Animalia

A Phylum : Chordata

A Subphylum : Vertebrata

A Class : Aves

A Order : Struthioniformes

A Family : Casuariidae

A Genus : Casuarius

A Species : Casuarius bennetti

Kasuari Gelambir-tunggal

Klasifikasi Ilmiah

A Kingdom : Animalia

A Phylum : Chordata

A Subphylum : Vertebrata

A Class : Aves

A Order : Struthioniformes

A Family : Casuariidae

A Genus : Casuarius

A Species : Casuarius unappendiculatus

Anak burung kasuari terkadang dijadikan hewan peliharaan. Kasuari Selatan dikenal sebagai Casuarius casuarius bagi para ahli ilmu burung dan petuu bagi penduduk Kamoro. Bentuk burung ini menyerupai silang antara burung unta dan ayam kalkun. Hewan ini tidak dapat terbang dan merupakan hewan endemis yang terbesar di Papua. Burung kasuari ditakdirkan memiliki daging yang berlimpah, telur yang besar-besar, tulang paha yang kuat dan bulu-bulu kasar yang berkilau, semuanya unsur-unsur yang amat digemari penduduk Kamoro.

Propinsi Papua (Irian Jaya) merupakan daerah Kawasan Timur Indonesia, yang kaya akan keaneka ragaman hayati, baik fauna maupun floranya. Keaneka ragaman fauna Irian Jaya dari jenis burung , ada 602 species dengan tingkat endemic 52% (Anonymous, 1993).

Klasifikasi, Penyebaran dan Ciri Umum Kasuari

Berdasarkan sistematika zoologis, burung kasuari termasuk dalam Ordo Struthioniformis, Famili Casuariidae dan Genus Casuarius dengan tiga spesies yaitu Casuarius unappendiculatus (Kasuari Gelambir Tunggal), Casuarius casuarius (Kasuari Gelambir Ganda) dan Casuarius bennetti (Kasuari Kerdil) (Coates, 1985).

(Tugas BIOLOGI - Cahyaning Mundisari - 11)

Selasa, 01 April 2008

Banjir

Banjir adalah keadaan di mana air telah naik melebihi batas normal ke daratan dan dapat menimbulkan berbagai dampak.

PENYEBAB BANJIR

Bahwa banjir yang terjadi akhir-ahkir di Indonesia disebabkan dua macam, pertama peristiwa alam seperti hujan besar dan berlangsung lama, air laut pasang, kemudian ulah dari manusia itu sendiri seperti melakukan penebangan hutan serta daerah aliran sungai (DAS) yang kondisinya kritis.

Sesuai hasil survai Dep.PU dan Dep.Kehutanan pada 1992 tercatat sekitar 22 DAS yang kritis dan super kritis , sedangkan survai 1998 membengkak menjadi 58 DAS, data ini berdasarkan data yang diperoleh pada acara Rapat Konsultasi Penanganan Banjir yang diprakarsai Anggota Komisi IV DPR-RI dipimpin Wakli Ketua Erman Suparno dan diikuti oleh Isntasi terkait seperti LAPAN, Dep.Kehutanan, Badan Pertanahan, Pemda DKI, Jawa Barat dan Pemda Banten ,Rabu (20/2) di Jakarta.

Jumlah sungai induk di Indonesia saat ini tercatat 5.590 sungai dan 600 diantaranya memiliki potensi banjir, dan terkena imbas banjir seluas 1,7 juta hektar yang meliputi kawasan industri dan perdagangan serta permukiman seluas 502.000, pertanian dan perkebunan seluas 974 ribu ha serta prasarana transportasi seluas 2.941 ha.

Pengendalian banjir lebih dititik beratkan pada pencegahan banjir atau mitigasi dampaknya banjir. Pengendalian banjir dapat dilakukan sebelum dan paska banjir seperti penanggulangan darurat, pengembalian fungsi tanggul.

Dalam pengendalian banjir ini ada dua hal yang dilakukan yakni secara struktural meliputi membangun sarana dan prasarana pengendalian banjir seperti waduk, tanggul, perbaikan sungai, polder, pompa. Sedangkan sedangkan non struktural berupa peraturan perudangan baik dalam bentuk PP, Keppres, Permen dan Perda.

DAMPAK UMUM BANJIR

Banjir dapat mendatangkan masalah / bahaya seperti :

  • Membuat ribuan hektar padi gagal dipanen, karena aliran air yang disebabkan oleh banjir merusak lahan-lahan pertanian sehingga menyebabkan kegagalan dalam panen.
  • Membuat rusaknya fasilitas-fasilitas umum seperti sekolah dan merusak jalan, kerusakan ini bisa diperparah apabila banjir juga menyebabkan dampak lain seperti penjarahan dan lain-lain.
  • Merusak rumah-rumah penduduk.
  • Banjir dapat merugikan dalam hal ekonomi. Banjir bisa merusak aktifitas-aktifitas perekonomian yang dilakukan warga maupun negara. Bencana banjir mengakibatkan perekonomian mati total.
  • Mengganggu kesehatan masyarakat yang menjadi korban banjir. Bencana ini menimbulkan berbagai penyakit seperti diare, muntaber, demam berdarah dll.
  • Menimbulkan rasa trauma bagi para korban banjir. Dampak psikologis akibat banjir apabila tidak ditangani akan menyebabkan ketakutan dalam masyarakat yang berlebihan.
  • Memutuskan hubungan transportasi darat. Genangan air yang meluap di jalan-jalan memutuskan hubungan transportasi antar daerah atau mengganggu jalannya lalu lintas karena adanya kemacetan.
  • Dapat menimbulkan korban jiwa.

SOLUSI BANJIR

  1. Banjir yang disebabkan oleh pasang laut hanya bisa dihindari dengan pengadaan tanggul yang kuat dan menyeluruh tanpa celah sedikitpun bagi air laut masuk ke darat. Meliputi pesisir pantai dan juga pinggiran sungai yang posisinya masih di bawah permukaan laut.

  1. Ada pun banjir karena hujan, jika aliran sungai mengalir lancar dan drainase (kanal buatan) mengalir dengan baik hingga ke laut bisa dicegah. Namun, solusi ini menimbulkan efek negative yaitu air tawar yang berharga sia-sia terbuang ke laut. Akan lebih baik lagi pemerintah memperdalam sungai, membuat bendungan atau mengambil alih situ/ danau yang ada untuk menampung kelebihan air hujan tersebut.

  1. Menanam tanaman mangrove di sekitar pantai।
  2. Bipori adalah lubang-lubang di dalam tanah yang terbentuk akibat aktifitas organisme di dalamnya
  3. Menciptakan kembali danau-danau, membuat tandon air dalam tanah, menormalisasikan pengerukan dan pembersihan sampah, serta peningkatan teknologi pompa air yang lancar


LANGKAH-LANGKAH YANG DILAKUKAN

ü Pengumpulan sampah pada tempatnya

ü Melaksanakan hidup bersih

ü Pengadaan Tanggul

ü Pembuatan Kanal buatan

ü Menanam tanaman pada sekitar pantai

ü Memperdalam kedalaman sungai

ü Pembuatan Selokan

ü Pemerintah menindak tegas bagi pelanggar lingkungan bersih

KESIMPULAN

Banjir dapat menyebabkan kerusakan lingkungan yang merugikan masyarakat. Selain itu banjir disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor manusia seperti membuang sampah disungai yang menyebabkan terhambatnya aliran air. Kedua disebabkan oleh faktor alam seperti hujan deras yang terus mengguyur sehingga air disungai menguap. Cara mengantisipasinya dengan cara menjaga lingkungan dengan baik, dengan tidak membuang sampah disembarang tempat atau di sungai.

(Tugas Kelompok PNDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP - Dicky, dkk )

Kehidupan Masyarakat Prasejarah

Corak Kehidupan Masyarakat Prasejarah Indonesia


Kebudayaan dan masyarakat merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Masyarakat dapat bertahan hidup karena menghasilkan kebudayaan, kebudayaan itu ada karena dihasilkan oleh masyarakat. Dan melalui kebudayaanlah segala corak kehidupan masyarakat dapat diketahui.

Dengan demikian dari hasil-hasil kebudayaan material seperti yang Anda pelajari pada kegiatan belajar 1 dapat dikaji dan dipelajari corak kehidupan masyarakat prasejarah Indonesia, seperti yang akan diuraikan pada uraian materi berikut ini.

Sistem kepercayaan
Sistem kepercayaan masyarakat prasejarah diperkirakan mulai tumbuh pada masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat lanjut atau disebut dengan masa bermukim dan berladang yang terjadi pada zaman Mesolithikum.

Kepercayaan terhadap roh terus berkembang pada zaman prasejarah hal ini tampak dari kompleksnya bentuk-bentuk upacara penghormatan, penguburan dan pemberian sesajen. Kepercayaan terhadap roh inilah dikenal dengan istilah Aninisme.

Aninisme berasal dari kata Anima artinya jiwa atau roh, sedangkan isme artinya paham atau kepercayaan. Di samping adanya kepercayaan animisme, juga terdapat kepercayaan Dinamisme.

Dinamisme adalah kepercayaan terhadap benda-benda tertentu yang dianggap memiliki kekuatan gaib. Contohnya yaitu kapak yang dibuat dari batu chalcedon (batu indah) dianggap memiliki kekuatan. Untuk contoh-contoh yang lain dapat Anda baca kembali uraian materi kegiatan belajar 1 modul ini. Dengan demikian kepercayaan masyarakat prasejarah adalah Animisme dan Dinamisme.

Kemasyarakatan
Pada masa berburu dan mengumpulkan makanan, masyarakatnya hidup berkelompok-kelompok dalam jumlah yang kecil. Tetapi hubungan antara kelompoknya sudah erat karena mereka harus bersama-sama menghadapi kondisi alam yang berat, sehingga sistem kemasyarakatan yang muncul pada masa tersebut sangat sederhana.

Tetapi pada masa bercocok tanam, kehidupan masyarakat yang sudah menetap semakin mengalami perkembangan dan hal inilah yang mendorong masyarakat untuk membentuk keteraturan hidup. Dan aturan hidup dapat terlaksana denga baik karena adanya seorang pemimpin yang mereka pilih atas dasar musyawarah.

Pertanian
Sistem pertanian yang dikenal oleh masyarakat prasejarah pada awalnya adalah perladangan/huma, yang hanya mengandalkan pada humus, sehingga bentuk pertanian ini wujudnya berpindah tempat.

Selanjutnya masyarakat mulai mengembangkan sistem persawahan, sehingga tidak lagi bergantung pada humus, dan berusaha mengatasi kesuburan tanahnya melalui pengolahan tanah, irigasi dan pemupukan.
Sistem persawahan dikenal oleh masyarakat prasejarah Indonesia pada masa Neolithikum, karena pada masa tersebut kehidupan masyarakat sudah menetap dan teratur.

Pada masa perundagian sistem persawahan mengalami perkembangan mengingat adanya spesialisasi/pembagian tugas berdasarkan keahliannya. Sehingga masyarakat prasejarah semakin mahir dalam persawahan.

Pelayaran
Anda masih ingat tentang migrasi bangsa-bangsa ke Indonesia seperti yang Anda pelajari pada kegiatan belajar 3 modul 1? Dengan adanya perpindahan bangsa-bangsa dari daratan Asia ke Indonesia membuktikan bahwa sejak abad sebelum masehi, nenek moyang bangsa Indonesia sudah memiliki kemampuan berlayar. Kemampuan berlayar terus mengalami perkembangan, mengingat kondisi geografis Indonesia terdiri dari pulau-pulau sehingga untuk sampai kepada pulau yang lain harus menggunakan perahu. Jenis perahu yang dipergunakan adalah perahu bercadik

Dari pembuatan perahu bercadik yang sederhana tetapi sudah mampu mengarungi samudera pada jaman prasejarah tersebut. Hal tersebut patutlah untuk dibanggakan kehebatan kemampuan berlayar nenek moyang bangsa Indonesia menjadi modal dasar dari kemampuan berdagang. Sehingga pada awal abad masehi bangsa Indonesia sudah turut ambil bagian dalam jalur perdagangan internasional.

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Sejak zaman Neolithikum, masyarakat Indonesia telah megenal pengetahuan yang tinggi, dimana masyarakat telah dapat memanfaatkan angin musim sebagai tenaga penggerak dalam aktivitas perdagangan dan pelayaran juga mengenal astronomi atau ilmu perbintangan sebagai petunjuk arah pelayaran atau sebagai petunjuk waktu dalam bidang pertanian.

Selain berkembangnya ilnu pengetahuan, teknologi juga dikenal oleh masyarakat prasejarah terutama pada zaman perundagian, yaitu teknologi pengecoran logam. Sehingga pada masa perundagian masyarakat sudah mampu menghasilkan alat-alat kehidupan yang terbuat dari logam.

Kesenian
Kesenian dikenal oleh masyarakat prasejarah sejak zaman Mesolithikum yang dibuktikan dengan adanya lukisan-lukisan pada dinding-dinding gua. Untuk selanjutnya kesenian mengalami perkembangan yang pesat pada zaman Neolithikum, karena pada masa bercocok tanam terdapat waktu senggang dari menanam hingga panen. Yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menyalurkan jiwa seni, dari seni membatik, gamelan bahkan wayang.

(Tugas SEJARAH - Mustika)






Artikel Sampah

Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah merupakan konsep buatan manusia, dalam proses-proses alam tidak ada sampah, yang ada hanya produk-produk yang tak bergerak.

Sampah dapat berada pada setiap fase materi: padat, cair, atau gas. Ketika dilepaskan dalam dua fase yang disebutkan terakhir, terutama gas, sampah dapat dikatakan sebagai emisi. Emisi biasa dikaitkan dengan polusi.

Dalam kehidupan manusia, sampah dalam jumlah besar datang dari aktivitas industri, misalnya pertambangan, manufaktur, dan konsumsi. Hampir semua produk industri akan menjadi sampah pada suatu waktu, dengan jumlah sampah yang kira-kira mirip dengan jumlah konsumsi

Berdasarkan sumbernya

  1. Sampah alam
  2. Sampah manusia
  3. Sampah konsumsi
  4. Sampah nuklir
  5. Sampah industri
  6. Sampah pertambangan

Berdasarkan sifatnya

  1. Sampah organik - dapat diurai (degradable)
  2. Sampah anorganik - tidak terurai (undegradable)

Sampah alam

Sampah yang diproduksi di kehidupan liar diintegrasikan melalui proses daur ulang alami, seperti halnya daun-daun kering di hutan yang terurai menjadi tanah. Di luar kehidupan liar, sampah-sampah ini dapat menjadi masalah, misalnya daun-daun kering di lingkungan pemukiman

Sampah manusia

Sampah manusia (Inggris: human waste) adalah istilah yang biasa digunakan terhadap hasil-hasil pencernaan manusia, seperti feses dan urin. Sampah manusia dapat menjadi bahaya serius bagi kesehatan karena dapat digunakan sebagai vektor (sarana perkembangan) penyakit yang disebabkan virus dan bakteri. Salah satu perkembangan utama pada dialektika manusia adalah pengurangan penularan penyakit melalui sampah manusia dengan cara hidup yang higienis dan sanitasi. Termasuk didalamnya adalah perkembangan teori penyaluran pipa (plumbing). Sampah manusia dapat dikurangi dan dipakai ulang misalnya melalui sistem urinoir tanpa air.

Sampah konsumsi

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Sampah konsumsi

Sampah konsumsi merupakan sampah yang dihasilkan oleh (manusia) pengguna barang, dengan kata lain adalah sampah-sampah yang dibuang ke tempat sampah. Ini adalah sampah yang umum dipikirkan manusia. Meskipun demikian, jumlah sampah kategori ini pun masih jauh lebih kecil dibandingkan sampah-sampah yang dihasilkan dari proses pertambangan dan industri.

(Tugas PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP - Mustika )